Senin, 21 Mei 2012

Ringkasan Mahabharata Parwa 15 - Asramawasika Parva

Sudah baca Ringkasan Mahàbhàrata Parwa 14 - Viràta Parva?
Kalo gitu lanjut ke cerita 15 yaa.. :)

Àúramavàúika Parva

Parva ini merupakan parva ke-15 Mahàbhàrata, menceritakan tentang Dhåtaràûþra yang menjalani masa Vànaprastha selama lima belas tahun, Dhåtaràûþra dan Gàndhàrì tinggal bersama dengan para keponakannya. Kemudian mereka bertapa ke hutan. 
Parva ini terdiri dari 3 subparva dengan jumlah úloka sebanyak 1.088 buah, yang masing-masing menguraikan cerita sebagai berikut. 

(1) Àúramavaúa Parva (terdiri dari 752 úloka)
Tingkah laku Pàóðava setelah mendapatkan kembali kerajaannya. Sikap Pàóðava yang sangat menghormati Dhåtaràûþra. Sikap Bhìma yang tidak terpuji, ratapan Dhåtaràûþra dan Yudhiûþhira. Maharûi Vyàsa menghibur Dhåtaràûþra. 
Nasehat Dhåtaràûþra kepada Yudhiûþhira. Kewajiban para bangsawan seperti dijelaskan oleh Dhritashtra. Petunjuk tentang peperangan dan kedamaian. Dhåtaràûþra memutuskan kembali untuk bertapa di hutan. Dhåtaràûþra mengumumkan keinginannya itu dan meminta maaf kepada rakyat. 
Sejarah peperangan seperti yang dijelaskan oleh seorang Bràhmaóa . Dhåtaràûþra membagi-bagikan uang. Arjuna menasehati Bhìma untuk mengatasi perasaan tidak sukanya terhadap Dhåtaràûþra. Vidura bercakap-cakap dengan Dhåtaràûþra, tentang permintaan maaf Yudhiûþhira atas kelakuan Bhìma. 
Pembagian hadiah. Keberangkatan Dhåtaràûþra ke hutan. Keputusan Kuntì untuk mengikuti raja yang buta itu. Jawaban Kuntì kepada anak-anaknya. Kedatangan rombongan di hutan. Kedatangan rombongan di kediaman Maharûi Vyàsa. 
Kedatangan para pertapa untuk melihat sang raja. Uraian tentang penderitaan Pàóðava Yudhiûþhira beserta rombongan pergi kehutan untuk menjumpai sang raja. Perjalanan rombongan kerajaan. Pertemuan Pàóðava dengan ibu mereka serta Sang Raja. 
Dhåtaràûþra menceritakan tentang keadaannya yang baik-baik saja kepada Yudhiûþhira Yudhiûþhira melewati beberapa hari dalam hutan. Cerita tentang Vidura. 

(2) Putradarúan Parva (terdiri dari 243 úloka)
Percakapan antara Maharûi Vyàsa dan pertapa lainnya. Kuntì menceritakan tentang Karóa. Gàdhàrì melihat putra-putranyanya dengan mata bathin, yakni orang-orang yang telah mati bisa terlihat kembali. Janamejaya melihat ayahnya. Maharûi Vyàsa menghibur Dhåtaràûþra

(3) Nàradagamana Parva (terdiri dari 93 úloka)
Nàrada mendatangi Yudhiûþhira dan menceritakan tentang kematian Kuntì, Dhåtaràûþra dan yang lainnya. Ratapan Yudhiûþhira Nàrada menjelaskan tentang kematian.

(Label: Asramawasika Parwa, dhristarastra, gandhari, Kunti, Maharesi Wyasa, yudhistira)

Bersambung ke: Ringkasan Mahàbhàrata Cerita 16 - Mauúala Parva
Baca juga

Ringkasan Mahabharata Parwa 1. Adiparwa
Ringkasan Mahabharata Parwa 2. Sabhaparwa
Ringkasan Mahabharata Parwa 3. Vanaparva/Aranyakaparva
Ringkasan Mahabharata Parwa 4 - Virata Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 5 - Udyoga Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 6 - Bhisma Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 7 - Drona Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 8 - Karna Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 9 - Salya Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 10 - Sauptika Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 11 - Stri Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 12 - Santi Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 13 - Anusasana Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 14 - Asvamedika Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 16 - Mausala Parva
Ringkasan Mahabharata Parwa 17 - Mahaprasthanika Parva

Ringkasan Mahabharata Parwa 18 - Svargarohanika Parva


baca juga cerita-cerita sisipan yang terjadi, antara lain: 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar